Thursday, January 25, 2007

titip kakakku ya Allah...

cukup mendadak.
kemarin pagi (24 jan 07), kakakku pamit jalan2 ke pantai sendang biru, sekitar 2 jam dari malang.
berangkat abis subuh bersama temen2nya remaja masjid.
ketika menjelang pulang, kakakku terjatuh ke muara sungai yang berlumpur, dan badannya ketarik ke dalam.
3 orang temannya udah berusaha menyelamatkan, tapi ketika ada ombak datang dan menyeret tubuh kakakku ke tengah laut... ya sudahlah, saat itulah kakakku meregang ajal.
15 menit kemudian, baru tubuh kakakku terlihat mengapung di tengah laut...

berat melepas kepergian kakakku...
terkenang ribuan hari yang telah kami lalui bersama.
Arwin, mengajariku banyak hal... memacu sepeda roda dua, belajar bahasa inggris, belajar menyetir, memasak, dan berbagai hal lain yang aduh, aku ga mungkin ingat dalam keadaan seperti ini.
juga menjadi teman yang menyenangkan; mengantarku sekolah, bermain nintendo bareng, jalan2 bareng, fitness bareng, atau berkonspirasi saling menyelamatkan ketika dimarahin ortu.
menjadi orang tua angkat buat anak2ku; membantuku merawat dhevi ketika bayi, menemani anak2ku bermain, atau mengajari mereka bernyanyi...

semua rasanya baru kemarin...
ketika kami masih anak2, remaja, dan menjadi dewasa bersama.
ketika sepertinya ga pernah ada masalah...
tapi ternyata, aku harus sadar, kemarin kakakku telah tiada.
tanpa pesan dan firasat.
tanpa rasa sakit ketika meregang ajal, tapi meninggalkan luka mendalam bagi kami yang ditinggalkannya...

sementara aku di melb, dan ga bisa melihat untuk yang terakhir kali jasad kakakku, yang aku bisa lakukan hanya berdoa...
ya Allah, Engkau begitu gigih menginginkan nyawa kakakku, semoga Kau memberikan yang terbaik bagi kakakku, amien.

aku sadar, sekeras apapun aku menangis, itu ga akan merubah keadaan dan mengembalikan kakakku ke dunia fana.
tapi aku yakin, insyaallah, sepelan apapun aku berdoa, Tuhan mendengarnya, dan insyaallah akan mengabulkan doaku; semoga kakakku memperoleh kebahagiaan di alamnya yang baru, amien...

nanti, ketika waktunya aku harus pulang ke malang, dan mendapati ke-tiada-an Arwin... aku yakin, things will never be the same again.
ga ada canda tawa ceria dari kejahilannya...
ga ada ajakan2 untuk dinner or supper di luar rumah...
ga ada yang bisa diandalkan untuk membawaku pergi keliling kota malang...
I really know, things will never be the same, never...

saat ini jenazah sudah disemayamkan di pemakaman samaan, berdekatan dengan anggota keluarga kami yang terdahulu.
selamat jalan kakakku tercinta, semoga arwahmu tenang di alam barunya.
maafkan aku ga bisa memberikan penghormatan terakhir langsung dihadapan jasadmu, tapi insyaallah, aku akan selalu mengingatmu, mengingat semua kebaikanmu, mengingat semua jasamu yang telah merawatku ketika aku masih kecil, juga merawat anak2ku ketika masih bayi...
terima kasih akan semua kebaikanmu selama ini, akan selalu terkenang selamanya...

this post is dedicated to Arwin Gunawan, he was really a very good brother...
good bye brother, wish we will meet again in our next journey...
deep condolence, still crying and don't know when it can be stopped...

Tuesday, January 23, 2007

tetangga flatku

pertengahan desember kemarin, terdengar suara ketukan di pintu flatku.
mufti yang buka, dan aku ga beranjak dari kamar.
tamu itu ga dipersilakan masuk, ah, paling tetangga mau kasih tau sesuatu or apalah...
pas udah selesai 'bertamu di depan pintu', mufti bilang, 'ada tetangga baru. tampangnya sih kayak orang asia'

semenjak tinggal di oz, kami emang relatif lebih cuek ama tetangga2 di sekeliling flat.
teringat kata barbara, guru cross culture-ku di ialf, yang bilang kalo orang2 oz pada individual dan ga suka ditanya macem2 di pertemuan pertama, maka kami juga ga begitu peduli akan siapa yang akan menempati flat kosong di depan flat kami.

beberapa hari kemudian, tetangga baru itu loading barang2.
dan ketika aku mau pergi, terdengar percakapan diantara tetangga baru dan teman2nya, seperti, 'panas-an di luar ya, di dalem aja yuk'

hah?
kok pake bahasa indo ya...
wah, kudu kenalan nih.

akhirnya, pas suasana udah mereda, acara loading selesai, aku mendatangi flat mereka.
dan ternyata benar... si penyewa flat adalah orang indonesia, ausaid student juga, PhD, dan udah setahun tinggal di oz.

beberapa waktu berlalu, dan ketika arif, temen sesama law datang ke flatku, kaget juga ketika mendapati siapa tetangga baruku.
ternyata, doi adalah ketua perkumpulan pengajian brunswick... hehehe... mana aku tau, secara aku belon pernah ikutan pengajian :)
aih, moga2 aja deh kalo tetangga-an ama ketua pengajian bisa ketularan alim... secara kayaknya bakalan sering ada acara pengajian di flat itu :)

Saturday, January 13, 2007

triplets shirts


pas jalan2 muterin queen victoria market, mufti mendapati bahwa ada sebuah desain kaos yang kayaknya seru nih kalo dipake kembar 3 buatku dan 2D.

alhasil, jadilah kaos itu dibeli :). sebenernya, untuk kaosku, ukurannya nomer 12, alias nomer terbesar untuk ukuran anak2... secara kalo pake yang ukuran S untuk orang dewasa, badanku malah kelelep hehehe...

the mansion


masih 1 lokasi ama rose garden, kami memutuskan untuk menjelajah the mansion, rumah utama.
serasa kembali ke abad 19, merasakan betapa 'kaya'nya si pemilik rumah tersebut.
memasuki gerbang rumah yang berjarak sekitar 1 kilo dari pintu rumah, kami harus menyusuri taman2 berumput hijau tebal dan ditumbuhi berbagai macam species pohon cemara.
ketika the mansion udah mulai nampak di depan mata, langsung bilang 'wow... keren... iklan promosi wisatanya ga bohong kali ini' :) *secara beberapa kali ke objek wisata kok kesannya garing2 aja...*

sebuah rumah berlantai 3 yang sangat2 luas dan nyaman untuk menampung 100 orang sekaligus! dulunya, seluruh rumah diperuntukkan untuk anggota keluarga pengusaha kapal dari scotland plus puluhan pelayan. inget telenovela isaura? yang juragannya paling cuman 15 orang, tapi pembantunya bisa mencapai ratusan :)
no wonder lah... secara itu mansion lengkap banget... dari rose and formal garden (kalo butuh bunga buat pajangan tinggal petik di kebun), winery yard (kalo pengen anggur tinggal petik), ada danau plus ruang baca di tengah danau (asyik banget buat belajar), farm (kalo laper tinggal minta dipotongin chicken/cattle/sheep), theatre, tennis pool, plus halaman yang konon kabarnya mencapai 200 hektar.

masuk ke dalam rumah, di dalam lorong yang menuju ke lantai 2 terpampang berbagai macam patung kepala si pemilik rumah, lengkap dengan beberapa kepala rusa di atas tiap pintu plus simbol keluarga yang berupa burung condor dengan semboyan 'do or die', memberikan gambaran jelas bahwa mereka berasal dari keluarga kaya. (liat film-nya the queen? aih, mirip deh lorongnya kayak di film itu :)).

di lantai bawah, ada library, ruang makan utama, ruang makan keluarga, ruang tidur utama yang lengkap dengan dressing room dan bathroom. juga ada dapur yang besarnya selapangan tenis, lengkap dengan pantri, tempat penyimpanan bahan makanan dan wine, juga ruang makan pembantu. semuanya lengkap dengan perapian *haduh, kebayang deh, berapa ratus pohon yang dipotong ya pas winter untuk memenuhi kebutuhan kayu bakar...*

naik di lantai 2, isinya ruang tidur semua. beberapa diantaranya difungsikan jadi museum yang memajang benda2 pemilik rumah. misalnya ada museum khusus pakaian. disitu bisa diliat juga korset jaman dulu yang ternyata pake besi booo... pantes aja ya kalo pinggangnya pada kecil2, secara itu pinggang dipaksa kecil pake korset tiap hari :)
oia, di tahun 1896 itu, si pemilik rumah kalo pesen baju ke sydney, bon bajunya senilai $226 untuk 3 atau 4 potong baju *haduh, aku yang hidup di abad 21 aja belon pernah beli baju 4 potong sampe $200 gitu. maklum bukan konglomerat :)*

di lantai 2 juga ada sekitar 5 kamar pembantu yang ukurannya juga gede2. ada juga museum peralatan berkuda, ruang biliar, dan balcony di depan hall yang bisa puas memandang hijaunya rumput di halaman.

sayangnya, lantai 3 ditutup untuk umum, padahal kayaknya asyik banget tuh kalo bisa ngeliat pemandangan werribee dari menara pandang-nya.

turun lagi ke lantai 1, di halaman bekalang ada grand hall yang diperuntukkan kalo ada acara pesta dansa atau acara2 formal si pemilik rumah. haduh, keren deh... secara alat2 makannya juga dari abad 19.

saking luasnya the mansion, bagian belakang rumah sekarang dijadikan hotel yang kapasitas kamarnya kira2 40 kamar/lantai.

sekarang the mansion diambil alih oleh government karena konon kabarnya si pemilik rumah menganggap rumah itu ga membawa hoki buat usahanya (halah, udah punya rumah segede itu masih juga belon hoki? dasar manusianya aja yang kurang bersyukur hehehe :)). tapi karena para pewarisnya juga ga berminat tinggal di country, akhirnya si pemilik berniat menjual rumah itu. tapi karena tak kunjung terjual, rumah itu jatuh ke tangan government. untung diurus government oz ya, jadi masih dirawat dengan baik :)

Wednesday, January 10, 2007

victoria state rose garden


tanggal 3 januari kemarin, mumpung mas mufti lagi libur, kita berkesempatan ngajakin fika jalan2 ke werribee park. Objek wisatanya ada macem2: rose garden, the mansion, the open range zoo, winery yard, dan farm.
tapi berhubung nyampe sana udah tengah hari bolong plus udara yang panaaaas banget (37 derajat or so), akhirnya kita cuman bisa jalan2 ke rose garden-nya ama mansion-nya aja.

begitu masuk ke rose gardennya, aduh, itu bunga2 mawarnya bagus2 banget, kelopaknya gede2 plus wangi pula :) *secara di indo belon pernah nemu rose sebagus ini*
semua warna rose ada di sini; merah, pink, orange, putih, kuning, bahkan ada juga yang satu pohon warna rose-nya putih ke-ungu-an, keren deh pokoknya.
ada 5 kelompok bunga, dan masing2 berisi ribuan pohon mawar. yah, wajar aja, lha wong luasnya 5x lapangan bola *hiperbole, aku juga ga tau luasnya seberapa, tapi luasss banget*
gate-nya (seperti terlihat di foto) ada 5 biji juga, dan menuju gazebo di tengah taman, dikelilingi ama bunga2 yang berjejer.

haduh, summer gini bo... itu rumputnya juga masih hijau, menandakan garden yang dirawat :).
yang disayangkan, kok ya ga boleh metik bunga-nya barang 1 biji aja...

malam pergantian tahun

menjelang malam pergantian tahun, sms-an ama titi kanti lestari:
tkl: malem tahun baru kemana, melb or syd?
melb aja
tkl: ngapain? gw di kembang lio aja...
*note: kembang lio adalah nama jalan di depok*
gw paling di fed square
tkl: asyik dong
iye, gw nonton kembang api doang kok. met menikmati kembang lio di depok yeee...
hahaha... pasti bete tuh tkl terima smsku :)

akhirnya, ketika malam pergantian tahun itu datang, aku dan keluarga pada ke federation square. janjian juga ama fika (yang sengaja datang lagi ke melb untuk moment ini), rofii, dan yudhi.
tapi secara bawa anak2, aku cuman nonton kembang api yang jam 21 malam aja, setelah itu pulang... takut anak2 masuk angin, dan takut ga dapet tram kalo nunggu jam 12-nya secara deana pake stroller, pasti kan susah masuk ke tram.

selamat tahun baru ya, semoga segalanya menjadi lebih baik di tahun 2007 :)

penutupan term 4


menjelang natal kemarin, bertepatan dengan penutupan term 4, di denzil don, kindi-nya dhevi diadakan acara christmas party.
tiap2 ortu, sodara, kakek/nenek, or tante juga boleh dateng.
heboh deh kalo christmas, sebulan sebelumnya udah bikin berbagai pernak-pernik christmas, lengkap dengan lagu2nya. jadi inget masa lalu ketika masih menuntut ilmu di cor jesu, sama persis deh suasananya.
semua parents dihimbau bawa potluck. secara peraturan sekolah tuh ketat banget (no nut, no candy, dll), ya aku bingung mau bawa apa.
akhirnya setelah konsultasi ama kasey, co-worker teacher di kelasnya dhevi, aku memutuskan bawa buah2an aja, grape and strawberry, fresh from queen victoria market :).

pas hari H-nya, aku dan dea dateng ke farewel and christmas party-nya denzil don. walah... kelasnya meriah banget. warna2 hijau putih perak dan emas mendominasi ruangan.
acara intinya, anak2 semuanya nyanyi, trus dibagiin hasil karya selama di kinder (secara dhevi baru masuk agustus, hasil karyanya lebih sedikit daripada temen2nya yang lain). lanjut acara makan2, trus acara bagi2 hadiah. bertindak sebagai sinterklas-nya adalah sandra (teacher-nya dhevi).

menjelang akhir acara, aku sempet ngobrol ama sandra, say thanks udah take care dhevi selama 2 term ini... dan juga nitip deana yang bakal masuk kindi februari 2007.
oh iya lupa, aku juga say thanks ke kasey yang mau juga bersusah payah belajar daily basic conversation dalam bahasa indonesia. jadi kalo dhevi dateng, kasey langsung bilang, 'selamat pagi dhevi, apa kabar?' dan kalo mau pulang, 'selamat siang, sampai bertemu lagi'... aih, bener2 mengharukan deh :)

sandra and kasey bilang, we have had a lovely year... and I agree with that. Hope that we will have a lovely year of 2007 :)
thanks to sandra who had became dhevi's first teacher, and deana's teacher too this year. also for kasey (co-teacher) who spoke daily indonesian conversation to dhevi and made it confortable for dhevi. wish you all the best for forthcoming year :)