Thursday, April 03, 2008

dhevi jatuh dari sepeda

sabtu 29 maret, sore hari.
dhevi dan deana lagi seger2nya karena baru bangun dari tidur siang.
ada mertua yang nginep dari bintaro sejak seminggu sebelumnya.
ada kakakku juga dateng dari tangerang.

karena udara yang panas (halahhh... emang kapan sih depok udaranya dingin di sore hari? walaupun hujan seharian masih juga berasa panas!), jadinya pada ngobrol2 di teras luar.
dhevi dan deana main2 sepeda di halaman.

awalnya sih aku udah janji untuk memperbolehkan dhevi pakai sepeda ke luar rumah. mufti bilang, ga boleh, ntar aja, nunggu ada yang nemenin. tapi akhirnya dhevi pergi juga pakai sepeda ke luar rumah.
pas on the way balik ke rumah, mufti sempat lihat dhevi agak ga stabil bawa sepedanya. yah, maklum, jalan di sekeliling rumah kan ga semuanya di-aspal. alhasil, jatuhlah dhevi dari sepeda.

kupikir yah biasalah jatuh dari sepeda. paling luka di lutut atau siku tangan. tapi kok dhevi nangis sambil nutupin daerah hidung ya? aku pikir, mimisan... ternyata pas aku liat, olalaaa... bibir atasnya robek! haduh, kok ya ada2 aja kecelakaannya.

ga pikir panjang, kami langsung membawa dhevi ke rumah sakit.
masuk ke emergency unit, dan langsung ditangani oleh suster buat membersihkan luka2nya.
setelah itu dokternya datang dan observasi kondisi dhevi. dokternya bilang bahwa prosedur medisnya adalah bagian bibir (luar dan dalam) dibius lokal dan dilanjutkan dengan menjahit bagian bibir yang robek.

pas dibius sih biasa aja, ga nangis.
giliran mulai dijahit, baru teriak2 sakit. totalnya ada 4 jahitan di luar dan 3 jahitan di dalam bibir.
sesudahnya, dhevi masih harus di-imunisasi tetanus, supaya ga kejangkit penyakit2 yang lain (halah, aku ga ngerti itu tetanus buat mencegah penyakit apaan aja).

sepanjang perjalanan pulang dari rumah sakit, mufti cuma bilang ke dhevi, "this is all your fault dhevi because you are careless. next time you must be careful."
yah, moga2 next time dhevi bisa lebih hati2 dalam melakukan berbagai hal.

hari selasa, aku anter dhevi ke rumah sakit lagi untuk kontrol jahitan. alhamdullillah jahitannya udah bagus dan kering, dalam arti ga keluar darah/nanah.
insyaallah hari minggu besok bisa dilepas jahitannya.
moga2 bekas jahitannya bisa hilang.

ada ide ga, apa ada krim yang bisa menghilangkan bekas jahitan gitu? share with me yaaa...

3 comments:

Anonymous said...

hello jeng,
duh turut prihatin kejadian dhevi ya jeng :(

jadi inget shafa 2th-an kan jg terantuk meja dan bibir dalamnya dijahit jg :(

utk bekas jahitan, konon kabarnya sih nutrimoist-nya CNI bisa ngilangin bekas jahitan, tp kejadian hafiz kmrn ga mempan tuh :( or mungkin kudu dari awal dan telaten ya ...

moga2 cepet baikan ya dhevi-nya ..

cup cup buat dhevi

-Lilik-

IbuDzakyFai said...

Dhevi pa kabarnya sekarang?

Anonymous said...

Dhevi...sama dong sama aku ya...punya jaitan di bibir, bedanya aku jatuh pas digoncengin naik motor, kamu lebih hebat jatuh karena sedang belajar naik sepeda...soalnya aku walaupun udah jatuh dari motor tetep aja ngga bisa naik motor atau sepeda...hebat deh kamu....

--wenny--