Saturday, January 13, 2007

the mansion


masih 1 lokasi ama rose garden, kami memutuskan untuk menjelajah the mansion, rumah utama.
serasa kembali ke abad 19, merasakan betapa 'kaya'nya si pemilik rumah tersebut.
memasuki gerbang rumah yang berjarak sekitar 1 kilo dari pintu rumah, kami harus menyusuri taman2 berumput hijau tebal dan ditumbuhi berbagai macam species pohon cemara.
ketika the mansion udah mulai nampak di depan mata, langsung bilang 'wow... keren... iklan promosi wisatanya ga bohong kali ini' :) *secara beberapa kali ke objek wisata kok kesannya garing2 aja...*

sebuah rumah berlantai 3 yang sangat2 luas dan nyaman untuk menampung 100 orang sekaligus! dulunya, seluruh rumah diperuntukkan untuk anggota keluarga pengusaha kapal dari scotland plus puluhan pelayan. inget telenovela isaura? yang juragannya paling cuman 15 orang, tapi pembantunya bisa mencapai ratusan :)
no wonder lah... secara itu mansion lengkap banget... dari rose and formal garden (kalo butuh bunga buat pajangan tinggal petik di kebun), winery yard (kalo pengen anggur tinggal petik), ada danau plus ruang baca di tengah danau (asyik banget buat belajar), farm (kalo laper tinggal minta dipotongin chicken/cattle/sheep), theatre, tennis pool, plus halaman yang konon kabarnya mencapai 200 hektar.

masuk ke dalam rumah, di dalam lorong yang menuju ke lantai 2 terpampang berbagai macam patung kepala si pemilik rumah, lengkap dengan beberapa kepala rusa di atas tiap pintu plus simbol keluarga yang berupa burung condor dengan semboyan 'do or die', memberikan gambaran jelas bahwa mereka berasal dari keluarga kaya. (liat film-nya the queen? aih, mirip deh lorongnya kayak di film itu :)).

di lantai bawah, ada library, ruang makan utama, ruang makan keluarga, ruang tidur utama yang lengkap dengan dressing room dan bathroom. juga ada dapur yang besarnya selapangan tenis, lengkap dengan pantri, tempat penyimpanan bahan makanan dan wine, juga ruang makan pembantu. semuanya lengkap dengan perapian *haduh, kebayang deh, berapa ratus pohon yang dipotong ya pas winter untuk memenuhi kebutuhan kayu bakar...*

naik di lantai 2, isinya ruang tidur semua. beberapa diantaranya difungsikan jadi museum yang memajang benda2 pemilik rumah. misalnya ada museum khusus pakaian. disitu bisa diliat juga korset jaman dulu yang ternyata pake besi booo... pantes aja ya kalo pinggangnya pada kecil2, secara itu pinggang dipaksa kecil pake korset tiap hari :)
oia, di tahun 1896 itu, si pemilik rumah kalo pesen baju ke sydney, bon bajunya senilai $226 untuk 3 atau 4 potong baju *haduh, aku yang hidup di abad 21 aja belon pernah beli baju 4 potong sampe $200 gitu. maklum bukan konglomerat :)*

di lantai 2 juga ada sekitar 5 kamar pembantu yang ukurannya juga gede2. ada juga museum peralatan berkuda, ruang biliar, dan balcony di depan hall yang bisa puas memandang hijaunya rumput di halaman.

sayangnya, lantai 3 ditutup untuk umum, padahal kayaknya asyik banget tuh kalo bisa ngeliat pemandangan werribee dari menara pandang-nya.

turun lagi ke lantai 1, di halaman bekalang ada grand hall yang diperuntukkan kalo ada acara pesta dansa atau acara2 formal si pemilik rumah. haduh, keren deh... secara alat2 makannya juga dari abad 19.

saking luasnya the mansion, bagian belakang rumah sekarang dijadikan hotel yang kapasitas kamarnya kira2 40 kamar/lantai.

sekarang the mansion diambil alih oleh government karena konon kabarnya si pemilik rumah menganggap rumah itu ga membawa hoki buat usahanya (halah, udah punya rumah segede itu masih juga belon hoki? dasar manusianya aja yang kurang bersyukur hehehe :)). tapi karena para pewarisnya juga ga berminat tinggal di country, akhirnya si pemilik berniat menjual rumah itu. tapi karena tak kunjung terjual, rumah itu jatuh ke tangan government. untung diurus government oz ya, jadi masih dirawat dengan baik :)

Wednesday, January 10, 2007

victoria state rose garden


tanggal 3 januari kemarin, mumpung mas mufti lagi libur, kita berkesempatan ngajakin fika jalan2 ke werribee park. Objek wisatanya ada macem2: rose garden, the mansion, the open range zoo, winery yard, dan farm.
tapi berhubung nyampe sana udah tengah hari bolong plus udara yang panaaaas banget (37 derajat or so), akhirnya kita cuman bisa jalan2 ke rose garden-nya ama mansion-nya aja.

begitu masuk ke rose gardennya, aduh, itu bunga2 mawarnya bagus2 banget, kelopaknya gede2 plus wangi pula :) *secara di indo belon pernah nemu rose sebagus ini*
semua warna rose ada di sini; merah, pink, orange, putih, kuning, bahkan ada juga yang satu pohon warna rose-nya putih ke-ungu-an, keren deh pokoknya.
ada 5 kelompok bunga, dan masing2 berisi ribuan pohon mawar. yah, wajar aja, lha wong luasnya 5x lapangan bola *hiperbole, aku juga ga tau luasnya seberapa, tapi luasss banget*
gate-nya (seperti terlihat di foto) ada 5 biji juga, dan menuju gazebo di tengah taman, dikelilingi ama bunga2 yang berjejer.

haduh, summer gini bo... itu rumputnya juga masih hijau, menandakan garden yang dirawat :).
yang disayangkan, kok ya ga boleh metik bunga-nya barang 1 biji aja...

malam pergantian tahun

menjelang malam pergantian tahun, sms-an ama titi kanti lestari:
tkl: malem tahun baru kemana, melb or syd?
melb aja
tkl: ngapain? gw di kembang lio aja...
*note: kembang lio adalah nama jalan di depok*
gw paling di fed square
tkl: asyik dong
iye, gw nonton kembang api doang kok. met menikmati kembang lio di depok yeee...
hahaha... pasti bete tuh tkl terima smsku :)

akhirnya, ketika malam pergantian tahun itu datang, aku dan keluarga pada ke federation square. janjian juga ama fika (yang sengaja datang lagi ke melb untuk moment ini), rofii, dan yudhi.
tapi secara bawa anak2, aku cuman nonton kembang api yang jam 21 malam aja, setelah itu pulang... takut anak2 masuk angin, dan takut ga dapet tram kalo nunggu jam 12-nya secara deana pake stroller, pasti kan susah masuk ke tram.

selamat tahun baru ya, semoga segalanya menjadi lebih baik di tahun 2007 :)

penutupan term 4


menjelang natal kemarin, bertepatan dengan penutupan term 4, di denzil don, kindi-nya dhevi diadakan acara christmas party.
tiap2 ortu, sodara, kakek/nenek, or tante juga boleh dateng.
heboh deh kalo christmas, sebulan sebelumnya udah bikin berbagai pernak-pernik christmas, lengkap dengan lagu2nya. jadi inget masa lalu ketika masih menuntut ilmu di cor jesu, sama persis deh suasananya.
semua parents dihimbau bawa potluck. secara peraturan sekolah tuh ketat banget (no nut, no candy, dll), ya aku bingung mau bawa apa.
akhirnya setelah konsultasi ama kasey, co-worker teacher di kelasnya dhevi, aku memutuskan bawa buah2an aja, grape and strawberry, fresh from queen victoria market :).

pas hari H-nya, aku dan dea dateng ke farewel and christmas party-nya denzil don. walah... kelasnya meriah banget. warna2 hijau putih perak dan emas mendominasi ruangan.
acara intinya, anak2 semuanya nyanyi, trus dibagiin hasil karya selama di kinder (secara dhevi baru masuk agustus, hasil karyanya lebih sedikit daripada temen2nya yang lain). lanjut acara makan2, trus acara bagi2 hadiah. bertindak sebagai sinterklas-nya adalah sandra (teacher-nya dhevi).

menjelang akhir acara, aku sempet ngobrol ama sandra, say thanks udah take care dhevi selama 2 term ini... dan juga nitip deana yang bakal masuk kindi februari 2007.
oh iya lupa, aku juga say thanks ke kasey yang mau juga bersusah payah belajar daily basic conversation dalam bahasa indonesia. jadi kalo dhevi dateng, kasey langsung bilang, 'selamat pagi dhevi, apa kabar?' dan kalo mau pulang, 'selamat siang, sampai bertemu lagi'... aih, bener2 mengharukan deh :)

sandra and kasey bilang, we have had a lovely year... and I agree with that. Hope that we will have a lovely year of 2007 :)
thanks to sandra who had became dhevi's first teacher, and deana's teacher too this year. also for kasey (co-teacher) who spoke daily indonesian conversation to dhevi and made it confortable for dhevi. wish you all the best for forthcoming year :)

Friday, December 22, 2006

dea 3 tahun!

tanggal 15 desember kemarin, jam 0005, deana tiup lilin 3 biji sebagai tanda perayaan ultah.
ga sengaja juga sih niup lilin 5 menit setelah tengah malam... karena kebetulan tony dan temennya, yandra, para adelaiders pada dateng dan nginep di flatku.
ngobrol2, ga terasa udah jam 1130, dan mikir2, masih pada kuat kok nunggu tengah malam berlalu... jadilah jam 0005 itu nyalain 3 biji lilin dan nyanyi 'happy birthday dea'

liat di foto, dea (ditemani dhevi di sampingnya) udah siap pake baju gembel buat tidur, bernyanyi dan meniup lilin ulang tahun.

met ultah ya dea... cepet gede ya, moga2 nambah pinternya, secara januari nanti juga udah mulai masuk ke kindergarten bareng ama mba dhevi :)

refleksi 2006

tahun 2006 ini cuman tinggal 9 hari aja...buat aku, tahun 2006 ini bener2 berlalu kayak roller-coaster, ritme hidupnya begitu cepat dan seringkali bikin jantung berdetak di atas normal :)

dari awal tahun yang dipenuhi berbagai test sebagai pelajar dan punya resolusi untuk bisa masuk ke melbourne law school (haduuuh... ini proyek maksa kok, secara udah 6 tahun ga pernah sekolah, tapi masih pengen juga bersaing ama para fresh graduate).
perlu ielts 6.5 untuk bisa diterima di situ, dan sepanjang 4 bulan pertama di tahun 2006 ini aku sibuk ama urusan peningkatan kemampuan bahasa ini.

10 hari menjelang ujian ielts, papaku kena mild-stroke. alhamdullillah semua bisa diatasi dan proses recovery bisa berjalan dengan baik. papa udah oke sekarang, dan seperti orang yang sudah tua pada umumnya, syarat utama buat sehat ya kudu makan yang sehat, olah raga ringan, juga ga boleh stress.

nilai ieltsku alhamdullillah mencapai target dan ketika harus berangkat ke melbourne sendirian tanpa ditemani mufti dan anak2ku, duh, rasanya kok ga nyaman banget ya... karena keinginan pribadi untuk sekolah mengalahkan kewajiban untuk mengurus anak2. untungnya, 2 bulan kemudian keluargaku pada nyusul :)

yang menyenangkan di melbourne adalah ketika aku bisa tetep beraktivitas, berkarya, dan bekerja, tanpa meninggalkan anak2ku. kalo dhevi atau aku ga sekolah, bisa dipastikan selama 24 jam itu anak2 berada dalam pengawasanku. sesuatu yang ga mungkin aku dapatkan kalo aku ada di depok :)

yang menyedihkan, pas lebaran ga ada acara ngumpul2 keluarga (malah yang ada kuliah hikss...). juga ketika kena chicken pox (alamak, ini di somalia or australia ya... bisa2nya itu bintil2 menyerangku dan kedua anakku).

juga ketika nilai2 ujian diumumkan... aaaa... speechless liat hasilnya... kontras banget ama nilai2ku dari brawijaya. tapi as long as aku lulus dari mata kuliah itu, cukuplah buatku...

sadar akan kemampuanku yang udah lama ga terasah,
sadar bahwa aku bukan dosen yang doyan baca jurnal (lebih asyik baca harry potter, dan terkadang aku mem-personifikasi-kan dosen2ku ama guru2nya harry :)),
sadar juga aku punya 2 anak yang jauh lebih berharga dari sebuah nilai ujian terbaik sekalipun... yang kalo aku lagi ngerjain paper mereka selalu hang around me dan membuatku susah berkonsentrasi

ah, sudahlah...
setahun ini sudah hampir berlalu.
harapan di tahun 2007, semoga segalanya menjadi lebih baik... dan semoga semua mata kuliahku bisa lulus semuanya, syukur2 ada H1nya, amien...

Tuesday, December 05, 2006

mobil pertamaku

melbourne tuh kota yang menyenangkan karena semuanya serba teratur, terutama sistem transportasinya.
ga ada macet, jadwal train/tram/bus nyaris ontime, kalopun telat atau kecepetan, paling cuman 1-2 menit... ga bakal kayak krl eco-nya jabodetabek yang bisa telat 10 menit tanpa pengumuman dan ganti kerugian apapun.

tapi secara aku bawa keluarga, dan tiap hari udara di melbourne selalu berubah dengan drastis dengan bonus angin yang udah 2x bikin payungku patah, aku tuh berasa kasian kalo ngajakin anak2 jalan2 pake tram.
berangkatnya mungkin cuaca menyenangkan, tapi ntar pas pulang bisa jadi angin plus ujan menyertai langkah kita.

makanya, aku bela2in nabung buat beli mobil. bukan mobil keluaran abad 21, tapi ya sekedar itu mobil bisa membawa anakku dari rumah ke TK, or mengantarku ke kampus.
jarak tempuhnya juga paling cuman 5 menit ke TK dhevi, or 15 menit ke kampusku.
yang penting mesinnya oke :).

yah, jadilah itu corolla 88 jadi mobil pertamaku, secara di indo-pun aku belon pernah beli mobil :).
mobil manual, ga power steering, duh pertama kali nyetir tuh rasanya beraaat banget, secara biasa pake yang power steering... tapi lama2 sih, ga masalah kok.
seneng banget nyetir di melb, secara jalanan sepi, no macet, juga orang2nya pada teratur dan ga ada ceritanya serobot sana-sini. tapi tetep aja, ada sebelnya juga... karena batas maksimal kecepatan adalah 60 km/jam, padahal kan jalanan sepi, pengennya ngebut, tapi tetep aja ga boleh hehehe...

nilai pertamaku

ditelfon melon siang2 bolong, 'udah liat nilai fcl-nya?'
haduh, udah keluar ya nilainya? buru2 aja liat web university, dan memandangi nilai yang terpampang dengan hati riang.
ya iyalah, yang penting aku lulus itu mata kuliah fundamentals of the common law.

capeknya bikin paper yang menganalisa kasus wrongful life.
pas baca kasusnya pertama kali, duh, aku juga heran kok ya ada kasus orang cacat menuntut dokter kandungan ibunya, secara itu dokter ga bisa mendeteksi si janin kena rubella, dan akhirnya si janin lahir cacat.
plus lagi ada essay tentang hubungan antara hukum dan moral.

malam2 panjang membaca berbagai macam jurnal, buku, dan juga berbagai artikel dari newspaper...
hari2 tutorial yang menyenangkan se-group ama rofii, arif, dan ophie bersama andrew...
(bahkan andrew sempet mengudang untuk acara tea afternoon di rumahnya bareng group tutorialnya yang lain :), saking hubungan kita jadi lebih akrab gara2 fcl ini).
diselingi juga berbagai gangguan domestik di flat...
ah, kebayar semua deh pas liat nilai-nya keluar :)

daylight saving

normalnya, jarak waktu jakarta (or depok, or malang) ke melbourne adalah 3 jam lebih awal. jadi kalo di jakarta jam 4 sore, berarti di melbourne udah jam 7 malem.
tapi sejak sepertiga akhir spring kemarin, sejak 29 oktober ada daylight saving, dimana waktu hidup kita di-diskon 1 jam. semua jam dimajuin 1 jam, dan alhasil jakarta - melb jadi beda 4 jam.
ga jelas kenapa perlu dimajuin segala, dan apa artinya daylight saving, secara umur kita kan didiskon, trus savingnya dimana ya... hehehe... ga perlu serius2 banget dibahas deh.

ada kejadian lucu bertepatan dengan daylight saving ini.
waktu itu aku and family pergi ke eltham untuk acara halal bi halal. ken, seperti biasa yang janji mau jemput di station eltham. kita janjian dateng jam 1 siang.
pas kita udah nyampe stasiun, ken bilang, 'katanya kalian pada mau dateng jam 1... kok jam 12 dah nyampe sih... aku belon mandi nih...'
aku bilang, 'it is 1 pm'
mufti nimpalin, 'lupa ya kalo hari ini mulai daylight saving?'
dan ken langsung bilang 'oh my god... sorry I'm forget...'
hehehe, padahal yang namanya ken itu ya... bule yang ontime banget, dan biasanya menganggap indonesian tuh jam karet... tapi gara2 daylight saving ini, ken jadi agak malu hati karena seolah2 dia ga perhatian ama urusan waktu :)

12 apostles

melepaskan penat akibat berfikir terus menerus selama sebulan penuh, bersama beberapa temen2 ausaid yang lain, kami memutuskan untuk rehat sebentar dengan one day tour ke 12 apostles rabu 29 november kemarin.
dari melbourne jam 10 pagi, terhitung ada 6 mobil yang ikut berkonvoi, walau pada akhirnya hanya tinggal 4 mobil yang berhasil mencapai 12 apostles.
melintasi geelong, lorne, dan menyusuri great ocean road yang ternyata jalannya berbelok-belok, total waktu perjalanan dari melb ke 12 apostles sekitar 5 jam.

12 apostles itu tempat wisata yang menawarkan pemandangan laut bebas dengan hiasan 12 batu karang besar yang berdiri di tengah laut. dulu sih 12, sekarang paling cuma tinggal 7 karena proses abrasi yang membuat apostles itu satu persatu roboh.

menurut ramalan cuaca, hari itu suhu udara maksimal 19 derajat, tapi karena angin yang kenceng banget, duh, serasa winter comes so fast deh... asli, dingiiiin banget...
kami semua cuman pada melihat 12 apostles dari atas bukit aja, dingin boo kalo mau bush walking lewat hutan untuk mencapai tepi pantai :).

oia, ini foto pertamaku di blog setelah aku kena chicken pox, kalo liat dari jauh sih emang ga berbekas kok, tapi kalo diliat close-up, pasti ada paling ga 5 hole spots di wajah.

minus-nya dari tempat wisata ini adalah... ga ada warung or resto! haduh, kok ya orang2 oz ini ga punya insting bisnis ya... harusnya kan tau banyak orang tiap hari dateng ke 12 apostles, mbok ya bikin resto, or at least ada McD or KFC, ini bener2 garing. untungnya kami pada bawa berbagai camilan, jadi ya ga terlalu kelaparan deh.

meniru ucapan dora 'perjalanan kita hari ini sangat menyenangkan...', dan bagian yang paling aku suka adalah ketika melihat 12 apostles dengan latar lautan bebas... sembari berkontemplasi dan merasa, duh, aku berasa keciiiil banget deh sebagai manusia.

Monday, November 06, 2006

liburan bertabur assignment

harusnya sih, kuliah corporate governance di bulan oktober itu adalah akhir dari semester ini.
tapi, seperti kata pepatah bilang, 'the end is the beginning' itu bener banget...
secara di bulan november ini ada 2 research paper yang due-date, dan research untuk kuliah corporation itu due-date-nya awal februari tahun depan!
alhasil, selama summer holiday ini, kerjaannya adalah nyelesaiin assignment.

ada temen yang nyeletuk, 'enak kan kerjaannya cuman research aja, ga perlu ujian'
hehehe... tapi kan ngebaca jurnal, buku, artikel, trus menganalisa kan bikin nyengir :)
mending sit-exam deh... pertanyaannya apa, tinggal jawab aja seingetnya...
melakukan research, berarti ga cuman sekedar dengerin dosen di kelas dan baca buku referensi, tapi lebih dari itu, secara terpaksa (tapi akhirnya harus rela) baca berbagai tulisan tentang topik yang mau kita bahas.
tetep aja kok, semuanya ada positive negative-nya.

terutama setelah aku ngejalanin research buat islamic law, jadi lebih ngerti lika liku-nya perjuangan politik islam di indonesia.
hikmahnya juga, nambah temen, jeremy, bule yang tertarik ama islam and politic di indo.
malah lebih ngerti dia tentang indonesia daripada aku :)

yang jelas, aku udah mulai bisa tune-in ama kehidupan sebagai student disini...
kehidupan udah mulai normal.
jadi inget kalo fase psikologis, berarti aku udah lewat dari tahap denial, tahap menyangkal, dan sekarang udah di tahap menerima... moga2 aja tahapan ini berjalan lancar :)

Monday, October 23, 2006

lebaran day

hanya rutinitas sehari-hari...
bangun pagi, mandi, dan harus ke kampus karena ada kuliah intensif.

pas break, menyusuri university square yang pohonnya udah mulai rindang, dan udara yang sepoi2... menikmati hidup yang sudah dipilihkan Tuhan untukku :)

shalat dhuhur dan lunch di frank tate building yang isinya orang malaysia semua (aku juga heran kok tumben ga ada mahasiswa indo yang nongkrong disitu...), trus harus balik lagi ke kampus karena lanjut kuliah.
walah, gini toh rasanya lebaran di negara yang jarang muslimnya :), sense Idul Fitrinya bener2 ga dapet...

Saturday, October 21, 2006

H-2 lebaran

kalo di depok sih, biasanya yang terjadi pada H-2 lebaran adalah beberes rumah, nyobain kue (bahkan terkadang udah habis beberapa toples selama bulan puasa :)), nyobain baju baru, bayar zakat, dan... menikmati enaknya tidur siang, secara cuti bersama yang bisa mencapai 9 hari.

tapi karena ini suasana baru, yang terjadi di melbourne adalah baca reading pack buat kuliah intensif pas hari pertama lebaran dan nyelesaikan 2 research paper yang due-date-nya udah tinggal menghitung jam.
ga ada keceriaan nyobain berbagai macam kue (duh, udah lupa nih rasanya kastengel or brownies kukus ;)), ga ada nikmatnya tidur siang karena tiap bangun tidur kepala jadi lebih pusing hehehe...

tapi anyway, seorang teman bilang 'internal celebration is the most important thing for Idul Fitri'. yang penting, dalam hatiku selalu ceria dan menganggap tiap hari adalah Idul Fitri :)

Tuesday, October 17, 2006

hikmah puasa

kalo ditanya,
apa ya hikmah puasaku tahun ini?
duh, aku ga tau deh :)
aku terdampar di melb, yang ternyata udaranya tuh ajaib banget, bisa2 di spring yang cerah hari ini 37 derajat, dan besoknya 18 derajat... kenapa ga kayak di malang aja ya yang selalu 22-23 derajat, or sekalian kayak jakarta, yang selalu 29-30 derajat. bener2 deh, kalo ga liat ramalan cuaca, bisa meriang panas dingin deh...
trus lagi, bacaan plus assignment yang bejibun, eh, engga bejibun sih, tapi karena sistem hukumnya beda plus bahasanya beda, jadi berasa bejibun :)
belum berasa 'hidup nyaman', eh, aku plus 2D (dhevi dan deana) kena chicken pox pas di hari ke 12 ramadhan. aku dan dhevi parah, sementara deana nyaris cuman kemampiran aja, alias dikit banget...
dan semenjak itu aku berhenti puasa hehehe... dengan niat, ntar aku ganti aja di depok, insyaallah :)

tengkyu ya, terutama buat yulias and temen2 dari milis dunia-ibu-depok yang udah meluangkan waktu dan atensinya untukku, memberi penguatan di kala jauuuuh dari kampung halaman, it means a lot for me deh... :)

mungkin hikmah ramadhan kali ini adalah... tetep tabah menjalani hari2 yang serba ga pasti :)
jadi inget lagunya ebit g. ade, lupa judulnya, tapi teks awalnya 'anugrah dan bencana adalah kehendakNya, kita musti tabah menjalani'
trus juga aku jadi inget kalo pas ramadhan, di kantor selalu nyetel lagunya opick, favoritku sih yang 'tombo ati, ono limo perkarane... mugi2 gusti Allah nyembadani' halah... jadi kangen juga pengen ngobrol pake bahasa jawa di pulau jawa juga hehehe...

buat semuanya,
selamat idul fitri ya, mohon maaf lahir dan bathin atas segala khilaf perkataan dan perbuatanku selama ini, semoga tahun2 mendatang diberikan segala yang lebih baik dari hari ini, amien...

Friday, October 06, 2006

kondisi puasa

gimana ya mendeskripsikan suasana puasa di melb?
yang jelas, ga ada suara remaja masjid yang keliling jalan buat ngebangunin orang sahur, ga ada juga suara sirine imsyak, dan yang pasti juga ga ada suara bedug maghrib.
kalo tarawih, bisa dilakukan di frank tate, di kampus melb uni.
kalo urusan sahur, wah... suasananya sepiiii banget, secara mungkin di lingkungan flatku jarang yang muslim (guys next door sih dari iran, dan ngakunya muslim, tapi ga ada tanda2 mereka pada sahur tuh).
waktu puasa rata2 jam 420 dan buka jam 1830, yah lebih lama 40 menit deh daripada puasa di jakarta.

aku menjalaninya dengan 3 hari puasa, 5 hari libur karena halangan, 3 hari puasa, dan udah 2 hari ini aku juga ga puasa lagi.
bukannya males or telat bangun sahur, tapi karena....
aku kena chicken-pox.

Oh my Gooooooooooooood... please deh... kenapa ya Allah harus ditambahi lagi sih bebanku...
tinggal di melb aja belon bikin aku berasa hommy, eh ini kena penyakit bintil2 mengerikan pula.
aku ga tau gimana awalnya, yang jelas, ketika hari rabu tuh aku mencet sebuah bintil di pipi yang kupikir jerawat... kupikir, ini jerawat baru numbuh kok gampang banget ya dipencetnya. trus ada bintil lagi di dada, di leher, dan di pelipis, aku pencet juga dan aku bilang mufti, 'ini kok jerawatnya keluar airnya ya...'
mufti langsung melihat kondisi 'jerawat'ku dan bilang 'jangan2 cacar nih'.
berikutnya, kita liat dhevi, yang ternyata juga udah ada bintil2nya. deana juga ada. aduuuh... kenapa ya cobaannya borongan begini...
kita langsung pergi ke klinik kampus, dan setelah diperiksa oleh suster, ternyata emang positive chicken-pox. mufti, satu2nya yang terselamatkan, menerima suntikan anti chicken-pox.
dan, susternya cuman meresepkan sabun mandi dan bedak dingin aja, no supplemen, no drugs.

ternyata, penderitaanku ga berhenti ampe situ aja...
malemnya, badan meriang panas dingin, dan aku kena radang tenggorokan. duh, sakit banget deh, mau minum atau nelan makanan sakit, tapi aku harus makan minum supaya ga colapse.

dipikir2, apa ya hikmahnya chicken pox ini...
sempet terpikir olehku untuk minta cancel aja sekolahnya, ternyata ga ada enak2nya tinggal di melb... mungkin kalo jalan2 atau kerja enak kalie... tapi kalo harus sekolah, duh, ternyata aku simpulkan bahwa ga ada enaknya sama sekali deh.

menerima kenyataan kalo hidup tanpa pembantu itu bener2 bikin sakit kepala, trus juga sistem transport yang menyebalkan karena ga ada ojeg :), juga sulitnya cari makanan halallan thoyiban, membuatku sadar, bahwa ternyata rumput tetangga itu ternyata ga bagus2 amat.
coba deh bandingkan dengan suasana di depok/jakarta yang emang berpolusi, macet, banyak virus, tapi alhamdullillah berkat bantuan dari berbagai pihak, hidup tuh menyenangkan banget.. kalo di melb sih, semua serba do it yourself dan individualis, aku berasa sulit untuk make friends.

well, kembali ke topic semula, aku merindukan suasana puasa di depok, bisa buka puasa sambil lesehan di saung telaga, yang makan ikan bakar yang hmmm... enak banget deh plus lalapan yang seger dan kalo dikunyah tuh bunyinya kres kres membangkitkan selera.
juga, aku merindukan saat2 akhir ramadhan yang biasanya aku terlibat di acara bagi2 sedekah ke orang2 yang kurang beruntung.

ah, tapi ya udah lah, doakan aja aku cepet sembuh ya, juga doakan aja supaya kuliahnya lancar, insyaallah aku ingin tinggal 400 hari lagi di melb...

Monday, September 25, 2006

ballarat


hari pertama puasa... abis sahur, tidur lagi, dan bangun jam 8, mikir2... mau kemana ya hari ini... hehehe... males banget nih kalo hari pertama puasa di rumah aja.
akhirnya, setelah liat2 peta, kami memutuskan untuk jalan2 aja deh ke ballarat, kota tambang emas-nya oz. sejarahnya sih kota ini memulai hidupnya di tahun 1854.
berangkat jam 1030 meninggalkan melb yang panas dan cerah ceria walau berangin, kita berangkat cuman berbekal peta aja lho :). tapi untungnya petunjuk dari DLLAJR-nya oz tuh lengkap, jadi kita ga takut kesasar.

di tengah perjalanan, mulai shower... aku mikir, ini cuaca terang kok ya shower ya... eh, ga lama kemudian hujan dereees banget. sempet terpikir untuk putar balik aja ke melb, tapi dengan harapan cuaca yang akan berubah, kita lanjut terus ke ballarat.

1.5 jam perjalanan, kita nyampe di ballarat, yang masih hujan. duh, bete ga sih... rencana jalan2 menambang emas batal sudah. tapi ya daripada kecewa, kita jalan2 aja deh di gold museum-nya.
museum yang kayaknya seuprit gitu, taunya kalo diputerin makan waktu 2 jam-an juga lho... emang orang oz nih pinter ngejual sejarah ya... tiap benda itu dihargai banget sejarahnya, sampe kadang aku mikir, 'walah, gerobak gini aja kok ya masuk museum ya...' tapi karena gerobak itu kan buat naruh emas yang abis ditambang, jadi bersejarah, makanya masuk museum. bener2 museum itu isinya 'sampah yang diatur dan dihargai' deh :)

keluar dari museum, langit mulai cerah, tapi karena udah mulai sore dan orang dewasanya pada menahan laper dan haus, kita jadinya ga masuk ke sovereign hill-nya, berharap kapan2 bisa kembali lagi...

oia, ciri khas-nya ballarat, adalah karena kota ini punya bendera sendiri lho... berlatar warna biru, dan salib warna putih dengan hiasan bintang di tiap ujung2 salib dan di pertemuan garis di tengah2 salib.

tapi kita sempet juga mengunjungi information centre-nya, yang brosur2 perjalanan wisatanya juga selengkap di federation square. duh, bener2 deh orang oz ini pinter promo pariwisata, walaupun padahal nih, kalo udah dikunjungi, tempatnya tuh biasaaaa banget. harusnya nih, kalo orang indo juga se-kreatif orang oz, plus para sdm-nya mau merawat objek wisata, pasti deh pendapatan negara akan meningkat dari sektor pariwisata :)

tulip festival

H-2 sebelum puasa, group of 8-nya law faculty ngadain munggahan di rumahku, yah kumpul2 sekalian makan2 dan minta maaf, juga menghibur hatiku yang ternyata kudu ngulang ujian alpli... tapi minus dina, karena mertuanya sakit dan dia harus pulang ke indo. sekalian juga memantapkan rencana untuk mengunjungi tulip festival.

H-1 sebelum bulan puasa, jam 9 aku udah nyampe ke warr park, meeting point sebelum meluncur ke tulip festival di tessellar. setelah semua kumpul, akhirnya baru jam 10 deh berangkatnya. berbekal peta, kita berombongan 4 mobil berisi 19 orang, berkonvoi selama 1 jam, and thank you to tante ranti yang udah jadi navigator yang baik, dan membuktikan bahwa perempuan bisa baca peta kok :)

dan sesampai di tulip festival, olala... udaranya windy banget... alhasil, yang dari melb udah siap dengan baju musim semi, terpaksa harus ganti kostum baju musim dingin lagi.
begitu sampe di diplay gardennya, waaa... langsung deh semua orang jadi model amatiran...
menyusuri kebun tulip yang warnanya begitu meriah, tiap 2 row 1 warna, dan di tiap row itu pasti deh pengen foto :) foto sana-sini, lari sana-sini, dan ampyuun deh, susah banget ngumpul rame2 buat foto bareng. tesselaar-nya untuk hari sabtu ini ngambil tema dutch festival, jadi penjaga2nya pake baju tradisional belanda, lengkap dengan topi dan sepatu bakiak-nya yang khas.
dhevi dan dea, jelas aja seneng karena bisa lari2 dan jejeritan sesuka hati, dan di hampir tiap sudut tesselaar tak luput dari jepretan foto.

puas menyusuri kebun bunga tulip, rame2 kita menggelar piknik di ujung taman sambil merencanakan mau kemana setelah dari tesselaar.
akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke puffing billy, tempat kereta batu bara masih beroperasi (yah, macem museum kereta ambarawa gitu deh, kalo di ambarawa pake kayu jati, kalo di puffing billy pake coal).
ga sampe 20 menit, kita udah nyampe ke puffing billy, tapi ternyataaaa... puffing billy's last train-nya udah habis jam 2 siang hiks...
ya udah deh, walau kecewa ga bisa naik puffing billy, kita tetep foto2 di stasiunnya :)
akhirnya kita putuskan ke berry farm aja yang bakal dilewati kalo ntar kita balik ke melb. tapi ya karena udah kesorean, ya farm-nya udah tutup, yang buka cuman toko buahnya aja.

puas dengan hasil perjalanan kita yang berhasil menjelajahi 3 tempat, kita akhirnya kembali berkonvoi balik ke melb.

akhir kata, aku ucapkan met puasa ya... maaf lahir dan bathin... moga2 aja puasa kita lancar, dan memperoleh berkah yang berlimpah dari Allah, amien...

Thursday, September 21, 2006

fika di melbourne (H-2)


kalo di hari ke 2 ini, penjelajahan meliputi queen victoria market, city circle tram, ama docklands, sementara ama rofii di sore hari, fika memutuskan untuk liat sunset di st. kilda beach.

pagi2 di vic-mart (tempat mufti fitness juga seminggu 3x), fika heboh ngeborong souvenir oz yang ga dijual di adelaide. tapi kalo fika beli jam bentuk benua oz ama dompet kulit yang konon kabarnya ga ada di adelaide, trus apa dong ya souvenir dari adelaide? hehehe... *sorry ya adelaiders*

nyobain city circle yang notabene adalah tram jaman dulu yang pa

ke uap tapi masih terawat, kita keliling kota melb di area CBD-nya, plus pemandangan2 bangunan tua yang fantastis karena terawat.

nyampe di docklands, yang sejarah awalnya tuh adalah tempat pendaratan orang inggris pertama di oz, landmarknya berupa jembatan yang memiliki 2 tiang menjulang tinggi di tengah2 jembatan. yah, berasa di jembatan san fransisco deh :)

oia, hampiiiir aja kelupaan, kemarin sore, menjelang pulang ke rumah, fika sempat mengunjungi university of melbourne, dan kembali mengagumi bangunan2 di dalamnya, juga view-nya yang fantastis :).

seneng juga lho ada fika, jalan2 bikin lupa assignment untuk sesaat, lupa kalo 2 research paper menanti untuk diselesaikan, lupa juga kalo masih ada reading pack yang harus dibaca... duh, semester break kok ya ga berasa libur...

anyway, tengkyu ya fika udah meluangkan waktu ke melb, insyaallah ntar ada kunjungan balasan deh ke adelaide...

fika di melbourne (H-1)


weekend 16-17 september kemarin, dalam rangka semester break, ada fika 6m2 dari adelaide yang menempuh perjalanan darat menuju melbourne. fika bareng ibnu, 6m5 yang nyetir sendirian dari ade - melb nonstop.

fika sempet ngelurusin punggung dulu beberapa menit, dan setelah seger, kita menyusun berbagai rencana untuk keliling kota melb. yang pertama dihubungi adalah yudhi, secara dia kan tinggalnya di country, jadi harus well-prepared kalo mau ke city :). yudhi ngajakin ketemuan di federation square, sekalian ngeliat festival indo dan icip2 berbagai makanan indo.

sampe di fed-square, nelfon yudhi lagi, taunya keretanya udah mau masuk ke flinders, ya udah deh kita tungguin sambil foto2... kok ya baru keinget untuk nelfon rofii... hehehe... maaf ya fii, abis udah seneng duluan ketemu ama fika dan yudhi, jadinya ama kamu yang hampir tiap hari kontak2an malah lupa :)

ternyata... rofii baruuu aja bangun dan langsung menyatakan siap sedia untuk ketemuan di fed-square. setelah nunggu sebentar, yudhi dateng juga, dan pertemuan 2 teman yang baru berpisah 4 bulan itu terasa begitu mengharukan, secara yudhi dan fika saling berkomentar masalah berat badan... hahahaa... pada nambah berat badan nih, abis emang gimana lagi... makan nasi iya, kentang iya, pasta iya... walah...

pas nyobain cendol di food stall, duh, rasanya ga banget deh, tawar... masih enakan es cendol yang dijual abang2 yang nongkrong di depan pasar depok jaya. juga pas nyoba siomay, yudhi yang dari bandung cuman komentar 'ga kayak di bandung euy...'

selesai wisata kuliner, aku dan fika melanjutkan perjalanan untuk keliling yarra river, sementara yudhi masih hunting makanan yang lain. nunggu rofii yang lamaaa banget kok ga muncul2 padahal sesi pemotretan udah menghabiskan beberapa baterai, akhirnya aku dan fika menutuskan untuk ke monumen perang dunia, shrine of remembrance, dan dalam perjalanan dari yarra river ke shrine of remembrance, fika tak henti2nya mengagumi keindahan kota melbourne. emang adelaide macam mana ya... apa segitu sepinya ya... hmm... aku jadi penasaran...

perjalanan dilanjutkan ke... nelayan... restoran indonesia (hehehe, tau deh alasannya kenapa berat badan bertambah significantly :)), yang konon kabarnya kata fika ga ada tuh resto indo di adelaide, adanya resto malay dan rasanya juga agak2 ajaib.

jalan sebentar 1 blok dari nelayan, sampailah kita ke state library, yang ternyata pemandangannya beda antara winter dan spring. pas winter ga ada orang yang nongkrong di depan taman, kalo spring gini... duh, banyak banget ya yang berjemur. burung2 juga pada dateng, jinak pula, jadinya dhevi ama dea pada ngelempar biskuit ke burung2 itu.

rofii yang ternyata sudah dan masih berada di fed-square, akhirnya milih janjian untuk jadi guide-nya fika di malam hari aja, ya udah karena udah menjelang malem, aku dan fika pulang dulu ke brunswick.

selesai maghrib, rofii baru dateng dan mereka memutuskan untuk liat kembang api di crown, yang ternyata api beneran (aku juga belon pernah liat, secara kalo malem anginnya lebih gila daripada siang, daripada anak2 masuk angin, jadi belon sempet liat deh). pulang jam 10 malem, pada saat yang bersamaan, iqbal dan ophie, yang notebene adalah law student juga, mengantarkan ibnu ke flatku. duh rame pisan euy... judulnya reuni 6m2 and 6m5 deh. sambil ngobrol2, tau ga camilannya apa? pizza! oh my god... bener2 meledak nih berat badan :)

to be continue di hari ke 2 ya...

Monday, September 18, 2006

gumboot throw


duh, ga berasa, dhevi tuh udah 6 minggu masuk TK, Denzil Don Kindergarten. tugas antar jemput dhevi 90% dipegang mufti, jadinya aku ga begitu kenal ama guru2 or temen2 dhevi... hehehe...

dhevi senang di TKnya. terbukti dari hari pertama sekolah ampe 6 minggu terlalui, dia ga pernah rewel minta pulang, or nanya ke gurunya "where is my papa...". jadi mufti anter dhevi, masuk kelas, cupika-cupiki, tinggalin deh di TK. enak banget deh, ga repot sama sekali :)

tapi hari rabu kemarin, aku yang anterin dhevi sekolah karena itu adalah hari terakhir sekolah untuk term 3.
di melb, sekolah biasanya 1 term cuman 10 minggu, trus break 2 minggu, kecuali kalo musim panas, breaknya nyampe 2 bulan :)
enak juga ya, anak2 jadi ga bosen sekolah melulu, ada waktu buat istirahat tiap 10 minggu... kalo aku dulu di malang baru bisa istirahat kalo udah sekolah 4 bulan (catur wulan-an) hiks... pantes aja dulu aku dan temen2ku pada sering banget bete kalo harus berangkat sekolah...

nah, di hari terakhir term 3 ini, ada acara fundraising dengan cara mengadakan lomba melempar sepatu boot. gumboot throw istilahnya. sederhana aja, anak2 disuruh melempar sepatu boot ke arah depan, ntar diitung jarak jauhnya lemparan. ortu, udah siap sedia untuk mendonasikan uangnya dengan memperhitungkan tiap meter lemparan. jadi misalnya kalo mau nyumbang sedollar/meter, kalo si anak bisa ngelempar 5 meter, berarti donasinya 5 dollar.

liat deh gayanya dhevi lempar boot, serius banget ya... hehehe...